Tablet atau Laptop? Pilihan sulit sih! Keduanya punya keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Termasuk kalo ngomongin soal budget. Jangan salah, harga tablet gak kalah mahal nya dengan laptop. Tapi ada juga yang lebih murah, bahkan setara. Tapi ya balik lagi, semua ada plus dan minusnya.
Ngapain Beli Tablet? Mendingan Beli Laptop Aja!
Hampir semua orang di dekatku berkata demikian. Dan aku termasuk salah satunya juga sih. Tapi itu dulu, sebelum aku tau perkembangan teknologi sudah diluar dugaanku. Karena ternyata, tablet sekarang bukan sembarang tablet. wkwk
Jujur aja sih, sejak dulu aku memang gak pernah mengikuti perkembangan Tablet. Bagaimana sistem operasinya, aplikasinya atau cara kerjanya. Yang aku tau, tablet sama dengan HP. Yang membedakan hanyalah dia hadir dalam ukuran yang lebih besar. Bahkan sangat besar jika dijadikan sebuah handphone a.k.a telepone genggam.
Tapi waktu berubah dan selalu ada saja gebrakannya. Pada akhirnya aku menyebut inilah saatnya era Tablet berjaya. Penjualannya sudah menjamur dimana-mana dengan berbagai macam aksesoris yang tersedia dan tawaran harga yang sangat menarik dengan berbagai keunggulan yang mereka ciptakan. Begitulah sedikit dari hasil pengamatanku.
Gak cuma untuk para pekerja atau para orangtua yang butuh layar besar, anak sekolah pun sudah terbiasa dengan gadget bernama tablet ini. Bahkan anak sekecil balita juga ada yang udah dikasih pegang Tablet. Ini jangan dicontoh dulu.
Tablet Sebagai Pengganti Laptop?
Akhir akhir ini juga aku baru tau kalau kecanggihan tablet sangat lebih dari yang aku tau. Dia punya kelebihan yang sedikit bisa disamakan dengan laptop. Dari tampilan, beberapa fitur hingga aplikasi yang mendukung saat kita gunakan untuk bekerja, belajar, maupun sekedar ingin mencari hiburan.
Yap, saat ini tablet nyaris bisa menjadi pengganti laptop untuk sekedar mengetik, review pekerjaan, mengelola kata, data, presentasi, atau melakukan pekerjaan lainnya. Ini semua karena adanya PC Mode yang sudah diaplikasi pada tablet. Eh tapi jangan terlalu berharap lebih, ya. Kebutuhan kamu tetap perlu ditakar!
Tablet atau Laptop?
Berawal dari keinginanku untuk punya laptop (lagi), tapi aku ragu kalau akhirnya laptop yang aku beli gak sesuai ekspektasi atau malah akhirnya jarang dipakai. Ya, sebenarnya aku memang seperti butuh gak butuh sama laptop. Takutnya jarang dipakai, trus pas di pakai laptopnya malah lemot. Malas bawa kalau berat atau battery nya cepat abis. Begitu kan penyakitnya laptop murah? wkwk Tapi rasanya aku tetep butuh laptop buat ketak-ketik ngisi postingan blog, ngerjain kerjaan kantor atau sekedar iseng edit-edit.
Mikirin soal budget, Laptop dengan rentang harga 3 - 7 jutaan menurutku masih berasa lemotnya dan kurang memuaskan untuk multitasking. Apalagi kalau udah jarang dipakai. Sedangkan laptop yang sesuai ekspektasiku juga ternyata gak murah. Dengan spek yang greget dan sat set tanpa loading lama saat dipake kerja, ternyata harganya hampir menyentuh 2 digit. Pengen beli itu ajaaa, atau Produk Appel pasti lebih mantap lagi. TAPI DARI MANA DUITNYA?
Oke, lupakan laptop harga selangit itu!
Akhirnya Aku Pilih Tablet Huawei MatePad 11.5 Untuk Bisa Jadi Keduanya!
Aku mulai melirik Tablet sebagai opsi lain, karena beberapa orang sekitarku yang terlihat 'anteng' saat menggunakan tablet. Ukurannya lebih kecil dari laptop, rata-rata 11 sampai 12 inchi.
Sebelum memantapkan diri, aku juga melihat beberapa review untuk meyakinkan apakah tablet bisa berguna tanpa banyak drama atau tidak. Cek harga sana-sini juga kayaknya cukup worth it untuk dipinang. Dan ya, akhirnya aku mulai menemukan titik terang pada Tablet Huawei Matepad 11.5 yang aku beli di tahun 2025 lalu.
Tablet Huawei Matepad 11.5 inchi yang pada paket pembeliannya sudah dilengkapi dengan case dan keybord membuat tab ini udah siap pakai jadi laptop . Dengan kapasitas memori RAM 6GB dan internal 125GB menurutku udah cukup. Tab ini di rancang dengan Harmony OS dan dilengkapi dengan PC Mode agar tampilannya Lanscape mirip seperti dekstop laptop.
Karena fungsi utama yang aku pengen dari tab ini adalah seperti laptop, akhirnya aku beli keyboard lagi yang sudah include dengan touchpad nya (untuk mouse). Cukup murah juga harga 200 ribuan sudah dengan case nya. Fungsinya juga lumayan walaupun rasa keyboardnya kurang greget seperti keyboard bawaan Huaweinya.
Huawei Matepad 11.5, Tablet Multifungsi untuk Kerja, Produktivitas dan Hiburan?
Dari segi ukuran, aku benar-benar suka banget. 11.5 inchi ternyata enak banget untuk dibawa kemana dalam tas jinjing maupun ransel. Bobotnya juga cukup ringan. Semenjak punya tablet ini, Aku jadi bisa bawa saat camping atau berpergian. Dan sangat berguna bukan hanya ketika untuk urusan kerja.
Santai bareng ayang, tab enak buat nonton atau netflix child. Atau sekedar youtube-an dan streaming. Dia juga suka pakai tab ini buat baca komik. Biasanya cuma baca di HP, pas pakai tab berasa serunya juga karena visual yang di dapat jadi lebih jelas. Gambar-gambar di komik jadi keliatan lebih real dan seru dilihat.
Untuk edit video, tab ini juga udah dilengkapi dengan Aplikasi Petai. Jadi aku gak perlu download aplikasi lagi. Kalau mau nambah, paling bisa instal catcut aja sih. Dan ini cukup ringan dijalankan di tabnya. Gak berat, no lemot. Editing di Petai juga udah enak banget sih.
Tapi jujur, ntah kenapa kalau buat buka aplikasi canva, itu berasa banget ngeload nyaa... Kayak berat banget pas buka aplikasi Canva. Jadi aku gak bisa menikmati edit-edit dari tablet ini.
Selain itu, Buat ngeblog atau ngetik-ngetik ringan juga udah berasa enak banget pakai ini. Terutama dengan keyboard bawaannya yah. Udah love bangetlah yah. AKu jadi mulai rajin lagi buat ngeblog wkwk (awal akhirnya malasnya kumat lagi).
Pun untuk review kerjaan atau cek data tipis-tipis. Tab ini sudah dilengkapi dengan WPS Office PC Mode. Sudah ada Word, Excel, dan PPT. Untuk buka file PDF juga udah sangat mendukung, Tapi bukan akun Pro yang sudah bisa insert, edit, marger dan secamannya. ya. Asalkan file nya gak berat banget, masih aman banget buka-buka nya. Mungkin karena RAM nya cuma 6GB?
Tablet Android yang Sebenarnya Bukan Android
Umunya, Tablet dirancang dengan sistem Android. Tapi berbeda dengan Tablet yang satu ini. Harmony OS yang digunakan membuat sistem ini jadi agak berbeda. Untuk menjalankan aplikasi Playstore atau Google, butuh aplikasi kedua yang menghubungkan. Ini yang menjadi minus banget setelah aku pakai. Jadi tuh kadang ketika menjalankan aplikasi jadi suka gak jelas gitu. Download aplikasi juga jadi ada 3 layanan. Playstore, Huawei Store dan Gobby. But, masih aman untuk pemakaian, Cuma kadang berasa aneh aja sama konsepnya.
Beberapa aplikasi android juga gak mendukung untuk di instal di Huawei Matepad ini. Aplikasi muncul di playstore, tapi ketika di instal gagal terus atau sudah terinstal tapi gak bisa dibuka. ini yang kadang bikin greget dan menguji kesabaran. Huhu
***
Yap, kesimpulannya untuk pemakaian ringan yang cuma ketak-ketik doang, tab sudah seperti laptop banget. Tapi untuk pemakaian berat untuk edit ini-itu, ya jelas belum mumpuni seperti laptop karena perbedaan OS dan software yang tersedia.
Tapi buat aku yang seperti butuh gak butuh sama laptop, tab Huawei Matepad 11.5 ini sudah sangat bisa aku cintai. Sayang aja storage nya masih terbilang kecil, hanya 6/128GB. Makanya aku benar-benar menjaga data yang tersimpan dan aplikasi apa yang hendak di instal. Aku lagi menghindari banget untuk instal aplikasi kayak instagram atau Tiktok. Pokoknya enggak. wkwk
Kalau emang untuk pemakaian ringan, kenapa gak laptop low bugdet aja?
Pertimbanganku, untuk harga laptop yang setara dengan tab ini pasti punya bobot yang gak se-ringan tab. Untuk multitasking juga sepertinya gak semulus tab ini. Dan pertimbangan lain, ada kemungkinan besar aku gak terlalu banyak pakai laptop karena bobotnya yang lumayan berat, sehingga laptop akan jarang dipakai, lalu akan sangat lemot ketika hendak aku gunakan lagi. Ya, pengalamanku begini dengan laptop-laptop sebelumnya.
So, jadi gimana, apakah kamu mulai tertarik dengan Tablet juga?
Pastikan beli sesuai kebutuhanmu juga, ya!


No comments
Terima kasih atas kunjungannya.
Jangan lupa tinggalkan komentarmu, ya..
Tiada kesan tanpa komentar yang kau tinggalkan. ^,^