Resiko Terjun di Bisnis Sablon Kaos

Share:
Namanya juga usaha, pasti ada pasang dan surutnya. Hal tersebut pasti sudah kita ketahui dari awal dan pertimbangkan baik – baik sebelum memutuskan untuk memulai bisnis sendiri. Banyak rintangan yang menghadang adalah hal biasa bagi seorang pengusaha. Dengan kondisi tersebut, maka seorang pengusaha akan lebih kuat dan semangat dalam mengembangkan usahanya.

Situasi sulit yang biasanya terjadi tersebut bisa dikategorikan sebagai resiko (yang menurut KBBI  adalah risiko) dalam berbisnis. Nah, Agar kita gak kaget jika hal seperti ini suatu saat kita alami, maka kali ini, aku ingin memberikan sedikit penjelasan lebih mengenai risiko terjun dalam membuat perusahaan sablon kaos.
Kira-kira, apa aja risikonya? Yuk disimak!

1.Kekurangan Modal
risiko yang paling riskan terjadi menurutku adalah masalah kekurangan modal. Mengingat untuk memulai usaha sablon memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Belum lagi tempat juga harus mumpuni karena proses produksinya memang cukup memakan tempat. Pernah ada yang udah pernah berkunjung langsung dan belajar di salah satu pengusaha sablon kaos di bandung saat masih kuliah. Jadi paham betul bagaimana tempat pembuatan sablon kaos yang dibutuhkan. Kalau kondisi ini kita alami, disarankan gak mengambil pinjaman ke bank jika kondisi keuangan tidak mumpuni, ya!

2. Konsumen Akan Pergi Jika Kita Tidak Berinovasi
Kreatifitas dan inovasi memang sangat dibutuhkan jika menjalankan sebuah usaha termasuk usaha sablon kaos. Jika kita tidak bisa mengikuti perkembangan zaman dan menonjolkan keunikan yang ada pada usaha sablon kaos kita tersebut, lama – kelamaan konsumen akan merasa bosan dan pergi secara perlahan.

Pikirkan baik – baik ya poin satu ini. Tidak hanya fokus pada kualitas saja, melainkan proses pemesanan pun biasanya membuat konsumen menjadi tertarik apabila dikemas dengan baik seperti hal yang hadirnya website official, atau toko online.

3. Ketidakmampuan Dalam Mempertahan Kualitas 
Tidak mampu dalam mempertahan kualitas dan konsistensi produk sablon kaos, juga bisa memicu risiko usaha kita menjadi merugi. Beberapa survei membuktikan memang terkadang bisnis sablon kaos menawarkan kualitas yang berbeda – beda. Hal ini dipengaruhi oleh banyak dan tidaknya pesanan yang masuk. Jika sedang banyak namun pekerjanya kurang, maka hasil produksi sebagian besar tidak terlalu baik. Sedangkan saat pesanan yang masuk pas – pasan, pekerja bisa lebih fokus dan alhasil bisa menciptakan produk sablon kaos yang baik. Inilah PR yang wajib kita perhatikan.

4. Kekurangan Supplai Bahan Kaos untuk Disablon
Bagi kita yang hanya menjalankan bisnis penyablonan kaos saja tanpa memproduksi bahan kaos sendiri, biasanya terkendala pada proses penyuplaian bahan kaos yang akan digunakan. Kondisi ini sering terjadi saat pesanan sedang banyak – banyaknya dan menumpuk. 

Tidak jarang saat kita menghubungi supplier langganan, ternyata stok bahan kaos tidak mencukupi. Kalau udah kayak gini, kita harus berputar otak bagaimana menyelesaikan permasalahan ini. Apakah akan menambah koneksi supplier baru atau memutuskan untuk terjun juga dalam memproduksi bahan kaosnya? Kedua pilihan tersebut wajib dipertimbangkan baik – baik.

5. Datangnya Musim Penghujan
Saat musim penghujan mulai datang, biasanya kualitas dari penyablonan tidak terlalu baik seperti halnya pada saat musim kemarau. Meskipun kita memiliki alat pengering sendiri, tetap saja suhu udara yang ada di sekitarnya tetap lembab dan sedikit banyak memberikan pengaruh pada kualitas sablon kaos tersebut. Lantas bagaimana dengan pengusaha yang belum mempunyai alat pengering? Kita sudah bisa menjawabnya sendiri lah,  ya.

Sekarang, kita udah tahu dong kira-kira seberapa banyak risiko yang mungkin saja akan kita tanggung dan bagaimana mengatasi risiko terjun di bisnis sablon kaos? Semoga informasi tersebut bisa dijadikan sebagai pembelajaran dan penyemagat untuk berusaha lebih keras lagi dalam menghadapi berbagai kondisi dalam berbisnis! 

2 comments:

  1. Dulu sempet mau terjun di bisnis konveksi gini, tapi ngeliat saiangannya dan gak jago buat design yang bagus, akhirnya niat itu diurungkan huhu

    Btw kalau di KBBI itu adanya Risiko

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, terima kasih atas koreksinya, Kak!

      Mesti di mantapin emang kalau mau buka usaha, ya.

      Delete

Terima kasih atas kunjungannya.
Jangan lupa tinggalkan komentarmu, ya..
Tiada kesan tanpa komentar yang kau tinggalkan. ^,^